Pengenalan Algoritma dan Pemrograman

Daffa Rieza Amrilla

11417405
3IB01
Tugas Softskill Algoritma&Pemrograman Kasus Teknik Elektro

I. Pengenalan Umum Algoritma

            A. Pengertian Algoritma dan Pemrograman
            Algoritma adalah sistem kerja komputer memiliki brainware, hardware, dan software. Tanpa salah satu dari ketiga sistem tersebut, komputer tidak akan berguna. Kita akan lebih fokus pada softwareckomputer. Software terbangun atas susunan program) dan syntax (cara penulisan/pembuatan program). Untuk menyusun program atau syntax, diperlukannya langkah-langkah yang sistematis dan logis untuk dapat menyelesaikan masalah atau tujuan dalam proses pembuatan suatu software. Maka, algoritma berperan penting dalam penyusunan program atau syntax tersebut. Pengertian algoritma adalah susunan yang logis dan sistematis untuk memecahkan suatu masalah atau untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam dunia komputer, algoritma sangat berperan penting dalam pembangunan suatu software. Dalam dunia sehari-hari, mungkin tanpa kita sadari algoritma telah masuk dalam kehidupan kita. Algoritma berbeda dengan logaritma. Logaritma merupakan operasi matematika yang merupakan kebalikan dari eksponen atau pemangkatan. Contoh logaritma seperti bc= a ditulis sebagai blog a = c (b disebut basis).
Pemrograman adalah proses menulis, memperbaiki eror (bug) dan pengujian terhadap suatu program. Pemograman terdapat Kode yang ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman.

                B. Tujuan Dan Kegunaan
1.       Tujuan Algoritma adalah menggunakan fungsi algoritma bisa digunakan untuk memecahkan program yang rumit,
2.       Menggunakan fungsi algoritma bisa menjadikan program yang besar menjadi program yang lebih sederhana,
3.       Fungsi algoritma bisa digunakan secara berulang atau lebih dari satu kali penggunaan,
4.       Memudahkan dalam pembuatan program,
5.       Bisa mengatasi segala masalah dengan logika dan urut,
6.       Menggunakan fungsi algoritma bisa melakukan pendekatan top-down dan juga divide and conquer,
7.       Meminimalisir penulisan program yang berulang-ulang,
8.       Program yang ada menjadi lebih terstuktur dengan rapi sehingga dapat lebih mudah untuk dipahami ataupun dikembangkan,
9.       Ketika terjadi kesalahan bisa dicari dengan mudah karena dengan fungsi algoritma bisa mendapatkan alur yang jelas
10.   Ketika ingin melakukan modifikasi pada program bisa dilakukan hanya pada satu modul saja tanpa harus merubah dan menganggu modul yang lain,
11.   Dokumentasi yang lebih mudah
Tujuan pemrograman adalah membuat suatu sistem yang saling terhubung dan didalamnya mencakup kode-kode yang disajikan si programmer. Ada juga yang menyebut pemograman adalah seni  yang diciptakan untuk sesuatu hal yang bermanfaat berupa sistem.

CStruktur Dasar Algoritma
            Adapun struktur dasar pada algoritma adalah sebagai berikut:
a. Sekuensial (runtunan) Pada struktur sekuensial ini langkah-langkah yang dilakukan dalam algoritma diproses secara berurutan. Dimulai dari langkah pertama, kedua, dan seterusnya. Pada dasarnya suatu program memang menjalankan suatu proses dari yang dasar seperti struktur ini.
b. Struktur seleksi Struktur seleksi menyatakan pemilihan langkah yang didasarkan oleh suatu kondisi atau pengambilan suatu keputusan. Struktur ini ditandai selalu dengan bentuk flowcart decision (flowcart yang berbentuk belah ketupat). Banyak contoh yang dapat kita terapkan pada struktur jenis ini jika itu menyangkut keputusan, diantaranya: diskon yang berbeda berdasarkan jumlah barang yang ingin dibeli.
 c. Struktur perulangan Struktur ini memberikan suatu perintah atau tindakkan yang dilakukan beberapa kali. Misalnya jika teman mau menuliskan kata “belajar c” sebanyak sepuluh kali. Akan lebih efisien jika teman menggunakan sturktur ini dari pada sekedar menuliskannya berturut-turut sebanyak sepuluh kali.

            D. Contoh Kasus
Algoritma Penjumlahan 2 Angka 
·         Masukan angka pertama (a) dan kedua (b)
·         Jumlahkan dengan rumus a+b
·         maka akan ditampilkan hasil dari a+b

II. Definisi dan Simbol

            A. Sistem Flowchart
Yaitu bagan yang memperlihatkan urutan prosedure dan proses dari beberapa file di dalam media tertentu.  Melalui flowchart ini terlihat jenis media penyimpanan yang dipakai dalam  pengolahan dataSelain itu juga menggambarkan file yang dipakai sebagai input dan output.  Tidak digunakan untuk menggambarkan urutan langkah untuk memecahkan masalah namun hanya untuk menggambarkan prosedur dalam sistem yang dibentuk.

B. Program Flowchart
Yaitu bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan proses dalam suatu program. Dua jenis metode penggambaran program flowchart :
 1) Conceptual flowchart, menggambarkan alur pemecahan masalah secara global
 2) Detail flowchart, menggambarkan alur pemecahan masalah secara rinci
-Simbol-simbol Flowchart
Simbol-simbol yang di pakai dalam flowchart dibagi menjadi 3 kelompok :
1) Flow direction symbols : Digunakan untuk menghubungkan simbol satu dengan yang lain. Disebut juga connecting line
2) Processing symbols : Menunjukan jenis operasi pengolahan dalam suatu proses / prosedur
3) Input / Output symbols : Menunjukkan jenis peralatan yang digunakan sebagai media input atau output.

C. Contoh Kasus


III. Variabel Pada Algoritma

A. Jenis-jenis Variabel
Variable memiliki nama dan nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut :

1.                   Nama variable bisa menggunakan gabungan huruf dan angka, tapi namanya tidak boleh didahului oleh angka.
2.                   Penamaan variable tidak boleh mengandung spasi.
3.                   Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore _). Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, dsb.
4.                   Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.

B. Mencetak Variabel
Pola representasi suatu data dalam komputer -> menentukan secara internal data disimpan
 • Tipe data menentukan data yang dapat disimpan,
contoh: – Bilangan bulat disimpan pada tipe data int
– Bilangan real disimpan pada tipe data float / double
– Tulisan/Teks atau kata-kata disimpan pada tipe data char

Jenis Tipe Data
• Tipe Data Dasar / Primitif Tipe data yang tersedia / didefinisikan dalam suatu bahasa
• Tipe Data Bentukan / Komposisi Tipe data yang disusun dari berbagai tipe data dasar

Tipe Data Dasar
• Penafsiran yang dilakukan oleh bahasa pemrograman python bersifat literal,
contoh: jika kita menuliskan angka 5 akan dianggap sebagai integer, angka 12.5 akan dianggap sebagai float.
 • Bahasa pemrograman lain BELUM TENTU juga bersifat literal,
contoh: pada bahasa pemrograman C,C++,C#, dan Java.

• Berikut adalah detail objek skalar sebagai tipe data primitif pada python:
 – int : mepresentsikan bilangan bulat/integer, contoh: 13
– float : merepresentasikan bilangan riil, literal dari float biasanya ditandai dengan titik desimal contoh: 3.0 atau 2.4.
 • Contoh literal yang lain: 1.6E3 diterjemahkan menjadi 1600.0 atau 1.6*103
 • Apakah itu juga bilangan riil? Di dalam komputer, nilai tipe float disimpan di komputer sebagai floating point numbers.
– bool : merepresentasikan nilai boolean, contoh: True atau False
 – NoneType – spesial hanya satu nilai, contoh: None
– String – merepresentasikan karakter atau kata, contoh: “aku



DAFTAR PUSTAKA

Komentar

Postingan Populer