Jurnalskuy
Algoritma Tentang Flood Sensor
Oleh:
Daffa Rieza A
11417405
3IB01
I. Latar Belakang
Dalam perkembangan teknologi dan peralatan
listrik yang semakin
pesat, dewasa ini, manusia erat kaitannya dengan alat elektronik.
Alat elektronik membantu manusia dalam berbagai bidang, baik dalam pekerjaan, komersial,
industri, keamanan, dan bahkan dalam pendeteksiaan bencana. Flood Sensor atau
dapat disebut sebagai sensor banjir merupakan sebuah alat sensor yang dapat
memberikan peringatan ketinggian air pada suatu wilayah tertentu.
II.
DIAGRAM BLOK
Gambar
3.1 Diagram Blok
A.
Input
Pada blok input, alat flood sensor ini menggunakan air sebagai
penghubung antar port (sensor air). Sensor terdiri dari empat rangkaian
yang open dengan diatur beda tinggi levelnya. Jika air menyentuh
kedua port yang terpisah maka arus bisa mengalir dan alat pun bekerja.
Pada rangkaian flood sensor ini menggunakan sumber tegangan atau nama
lainnya adalah power source yang berasal dari baterai bertegangan
sebesar 12V. Komponen– komponen yang berada pada flood sensor ini
seperti ground dan sensor memberikan sebuah tegangan pada seluruh blok
rangkaian yang disebut blok proses.
B. Proses
Pada blok proses terdapat mikrokontroler AT89C51 sebagai otak untuk
menjalankan proses. Pada IC itu ditanamkan program sehingga pada saat air mengenai
permukaan sensor yang paling bawah maka pompa air akan menyala, bila air telah
mencapai ketinggian kedua pompa air akan mati.
C. Output
Seperti halnya diatas, alat keluaran atau output pada alat flood
sensor yaitu pompa air. Pompa air akan mengisi air sampai sensor atas
tersentuh oleh air.
III. Cara Kerja Alat
Cara kerja Flood Sensor adalah apabila volume air
pada wilayah tertentu melebihi batas ambang normal yang telah ditentukan atau
telah mengenai kedua buah sensor, maka flood sensor akan mendeteksi dan
pompa air akan mati dan berhenti mengisi air.
1.
Hubungkan
rangkaian ke power supply, yaitu VCC +12V, Ground
dan -12V.
2.
Rangkaian
akan bekerja menjalankan pompa jika kedua sensor tidak terkena air. Tetapi
rangkaian tidak akan bekerja jika kedua sensor sudah terkena air.
IV. Flow Chart
|
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Gambar
3.2 Flowchart Flood Sensor
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
4.1 Analisa Program
Program
dibuat pada software MIDE-51 dan di flash (proses input program) ke mikrokontroler
AT89C51 dengan ProgISP
A.
Listing Program
Tabel 3.1 Program
B. Keterangan Program
Tabel
3.2 Analisa Program
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Referensi : Jurnal tugas mikroprosesor
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||



Komentar
Posting Komentar